/
Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara Tinjau Langsung Inovasi Pengelolaan Sampah IWACI ITERA

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara Tinjau Langsung Inovasi Pengelolaan Sampah IWACI ITERA

Oleh: IWACI ITERA
Pada:

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., melakukan kunjungan ke Integrated Waste and Agro Center (IWACI) di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung inovasi pengelolaan sampah terintegrasi yang dikembangkan sivitas akademika ITERA guna mendukung terwujudnya konsep zero waste di lingkungan kampus. Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Rektor ITERA, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., bersama Rektor ITERA periode 2022–2026, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi meninjau unit gasifikasi biomassa di IWACI. Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menjelaskan bahwa alat hasil penelitian dosen Teknik Kimia, Prof. Herri Susanto, ini berfungsi mengolah limbah organik padat, seperti ranting pohon dari lingkungan kampus, menjadi gas bakar (syngas). Melalui proses pembakaran biomassa dengan suplai oksigen terbatas pada suhu tinggi, inovasi ini menghasilkan energi alternatif terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik, sekaligus menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Selain itu, Rektor ITB juga mengamati pengoperasian unit insinerator pirolisis untuk penanganan sampah anorganik yang tidak dapat dijual atau diolah lagi. Mesin pirolisis ini bekerja dengan cara memanaskan sampah pada suhu tinggi, yakni antara 300 hingga 400 derajat Celcius, dalam kondisi tanpa oksigen. Proses ini berhasil mengonversi residu tersebut menjadi produk sampingan yang bermanfaat, seperti minyak pirolisis dan biochar. Saat ini, mesin tersebut beroperasi menggunakan bahan bakar arang dan cangkang sawit, serta memproses hingga 100 kg sampah per hari yang dibagi menjadi 2 siklus operasi per hari. Asap hasil proses ini diserap menggunakan arang, sementara sisa abu pengolahannya dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk campuran pembuatan batako.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut antara ITB dan ITERA dalam riset inovasi teknologi pengelolaan sampah berkelanjutan. Sinergi antara kedua perguruan tinggi ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya bermanfaat secara institusional, tetapi juga berdampak luas bagi upaya perwujudan lingkungan zero waste di Indonesia.

Informasi Lainnya

Mari ketahui informasi terbaru IWACI lainnya

11
May
Pengumuman Kelulusan Magang Humas Berdasarkan hasil seleksi tahap wawancara, mahasiswa yang tercantum di bawah ini dinyatakan LULUS dan resmi diterima...
15
Jan
Halo teman-teman Sekarang Program Bank Sampah LENTERA – IWACI ITERA telah dibuka. Sampah seperti botol plastik, kaleng, kertas, dan kardus...
13
Jan
Berdasarkan hasil seleksi tahap wawancara, mahasiswa yang tercantum pada tabel di bawah dinyatakan LULUS dan resmi diterima sebagai peserta Program...